Tabrakan Kereta di India Tewaskan Ratusan Orang, Penumpang Kisahkan Gerbong Penuh Sesak
Jalur kereta melintasi perbukitan di sepanjang pantai timur India, membutuhkan waktu lebih dari 24 jam untuk menyelesaikan perjalanan sejauh lebih dari 1.600 km. Banyak penumpang rela berdesak-desakan menempuh perjalanan itu dengan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berdiri.
Untuk tidur, para penumpang menyiasati ruang yang ada atau bergantian dengan yang lain.
Penumpang lain, Moti Sheikh (30), juga berdiri dan merasakan perjalanan dengan kondisi tak jauh berbeda dengan Bhatia.
Tiba-tiba terdengar suara keras disertai hentakan. Mereka merasa kereta tiba-tiba bergerak mundur. Awalnya Sheikh mengira suara itu adalah rem, namun kemudian gerbongnya anjlok ke samping dalam posisi terguling. Bisa dibayangkan gerbong terguling ke samping dalam kondisi penumpang penuh.
“Ketika kecelakaan terjadi, kami kira sudah mati. Ketika sadar masih hidup, kami berjalan menuju jendela darurat untuk keluar dari kereta. Gerbong keluar jalur dan terguling ke satu sisi,” kata Bhatia, kepada Reuters, Sabtu (3/6/2023).