SEOUL, iNews.id – Korea Utara (Korut) bergabung dengan Rusia dan Suriah mengakui kemerdekaan dua wilayah di Ukraina yakni Luhansk (LPR) dan Donetsk (DPR). Klaim itu disampaikan pemimpin separatis DPR, Denis Pushilin, sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia, Tass.
Dalam unggahan di akun Telegram, Pushilin berharap wilayah yang dipimpinnya bisa menjalin kerja sama yang menguntungkan, termasuk meningkatkan perdagangan dengan Korut.
Netanyahu Sangat Marah setelah Panggilan Telepon Trump tentang Iran
Kedutaan Besar DPR di Moskow mengunggah foto seremoni saat Duta Besar Korut untuk Rusia Sin Hong Chol menyerahkan sertifikat pengakuan kepada utusan DPR, Olga Makeyeva.
Kedubes Korut di Moskow juga mengonfirmasi telah mengakui kemerdekaan DPR dan LPR.
Pasukan Ukraina Dikabarkan Tembaki Luhansk dengan Rudal HIMARS Buatan AS
Korut sebelumnya juga mendukung pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014.
Rusia mengakui berdirinya DPR dan LPR beberapa hari sebelum operasi militer khusus pada 24 Februari, langkah yang dikecam Ukraina serta negara Barat.
Infografis Mengenal Luhansk, Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia
Pengakuan itu seolah memberikan legitimasi untuk menggelar invasi ke Ukraina. Rusia berlasan operasi militer khusus bertujuan untuk melindungi penutur bahasa Rusia yang tinggal di Donbass dari ancaman genosida oleh Ukraina.
Ukraina membantah pernyataan itu sebagai dalih untuk mengobarkan perang serta merebut sebagian besar wilayah Ukraina.
Vladimir Putin Beri Selamat kepada Pasukan Rusia yang Merebut Luhansk dari Ukraina
Editor: Ahmad Islamy Jamil