Stasiun Kereta di Jepang Dibangun Hanya 6 Jam, Warga Kaget Bangunan Berubah Esok Hari
Perusahaan operator kereta Jepang West Japan Railway menyebut pembangunan stasiun selama 6 jam ini merupakan yang pertama di dunia.
Menurut operator, pembangunan stasiun baru tersebut merupakan kebutuhan mendesak karena struktur lama sudah tua dan rawan ambruk. Desain barunya lebih terlihat seperti shelter ketimbang tempat perhentian kereta. Namun jika stasiun dibangun dengan cara konvensional akan memakan waktu 2 bulan lebih dan menghabiskan biaya dua kali lipat.
Seiring bertambahnya usia penduduk Jepang serta berkurangnya tenaga kerja, pemeliharaan infrastruktur kereta, termasuk renovasi stasiun tua, menjadi masalah pelik bagi operator. Apalagi stasiun di perdesaan dengan jumlah pengguna yang semakin sedikit telah menimbulkan tantangan khusus.
Yui Nishino (19), seorang mahasiswi, menggunakan kereta setiap hari untuk pergi ke kampus. Dia terkejut saat mengetahui bangunan stasiun telah berubah keesokan hari saat berangkat. Dia juga terkejut stasiun pertama di dunia yang dibangun menggunakan printer 3D dia gunakan sehari-hari.
“Pekerjaan berlangsung dengan kecepatan yang tidak mungkin dilakukan dengan konstruksi normal. Saya berharap mereka membuat lebih banyak bangunan dengan teknologi printer 3D," ujarnya, dikutip dari New York Times.