Sriwijaya Air Jatuh, Malaysia Ungkapkan Empati untuk Indonesia
Budiman mengatakan, Mulyadi telah membantu dirinya mendirikan Nusa Sentris, sebuah platform untuk menyelesaikan masalah Malaysia-Indonesia melalui forum antarmasyarakat.
Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak pada mulanya dilaporkan hilang kontak pada Sabtu kemarin pukul 14.40 WIB. Kemudian diketahui pesawat jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Pesawat mengalami keterlambatan keberangkatan dari jadwal semula pukul 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta disebut karena faktor cuaca.
Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. Penumpang yang tercatat terdiri atas 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.
Hingga saat ini, operasi pencarian terus dilakukan untuk mencari titik jatuhnya pesawat, yang diperkirakan berada di kedalaman kurang lebih 20 meter sampai dengan 30 meter di bawah laut.
Editor: Ahmad Islamy Jamil