Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Ingin Segera Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS: Makin Cepat Lebih Baik!
Advertisement . Scroll to see content

Spesifikasi Rudal Burevestnik Rusia, Bertenaga Nuklir Bisa Kelilingi Bumi Tanpa Terdeteksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:13:00 WIB
Spesifikasi Rudal Burevestnik Rusia, Bertenaga Nuklir Bisa Kelilingi Bumi Tanpa Terdeteksi
Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah Burevestnik, lompatan baru dalam sistem persenjataan Rusia (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (26/10/2025) mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah Burevestnik yang bukan hanya bisa membawa hulu ledak nuklir, tapi juga ditenagai dengan nuklir.

Putin mengatakan, rudal tersebut didesain bisa menghindari deteksi dan pencegatan sistem pertahanan musuh. Dia juga mengatakan senjata mematikan ini bisa segera dikirim ke militer untuk operasional.

Dia sebenarnya tak menyebutkan nama rudal tersebut, namun negeri Beruang Merah beberapa tahun terkhir menguji coba rudal jelajah Burevestnik.

Video yang dirilis Istana Kremlin, Minggu (26/10/2025), menunjukkan Putin menerima laporan dari Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia Jenderal Valery Gerasimov bahwa rudal Burevestnik menempuh jarak 14.000 km dalam sebuah uji coba yang dilakukan pada Selasa pekan lalu.

Spesifikasi Rudal Burevestnik

Burevestnik merupakan salah satu senjata strategis paling misterius dan menakutkan yang oleh NATO diberi nama SSC-X-9 Skyfall. Senjata ini disebut-sebut sebagai simbol kemampuan Rusia dalam menciptakan rudal berkemampuan nuklir dengan jangkauan nyaris tak terbatas.

Dirancang sebagai Rudal Berdaya Jelajah Tak Terbatas

Burevestnik merupakan rudal jelajah bertenaga nuklir yang dikembangkan oleh Biro Desain Mesin Reutov (NPO Mashinostroyenia) di bawah Kementerian Pertahanan Rusia. Berbeda dengan rudal konvensional yang menggunakan bahan bakar padat atau cair, Burevestnik menggunakan reaktor nuklir mini sebagai sumber tenaga. Teknologi ini memungkinkan rudal tersebut terbang berhari-hari tanpa henti, bahkan mengelilingi bumi sebelum menyerang targetnya.

Putin pertama kali mengumumkan proyek ini pada Maret 2018, menyebutnya sebagai “senjata tak terkalahkan” yang dapat menembus semua sistem pertahanan udara modern milik Amerika Serikat dan NATO.

Spesifikasi Teknis Burevestnik

Walau detail resminya sangat dirahasiakan, sejumlah data intelijen dan laporan pertahanan Barat memberikan gambaran spesifikasinya:

  • Nama: Burevestnik (arti: “Burung Storm Petrel” dalam bahasa Rusia)
  • Kode NATO: SSC-X-9 Skyfall
  • Panjang: Sekitar 12 meter
  • Bobot: Diperkirakan lebih dari 7 ton
  • Sistem propulsi: Reaktor nuklir mini dan pendorong roket awal (booster)
  • Kecepatan: Subsonik tinggi hingga mendekati Mach 0,9–1,0
  • Jangkauan: Nyaris tak terbatas (diperkirakan lebih dari 20.000 km)
  • Hulu ledak: Nuklir strategis berkekuatan tinggi (megaton class)
  • Sistem Navigasi: Inersial + GLONASS + Terrain Contour Matching (TERCOM)
  • Peluncur: Mobile launcher atau dari fasilitas bawah tanah.

Kemampuan Menembus Pertahanan Musuh

Kehebatan utama Burevestnik terletak pada kombinasi jangkauan tanpa batas dan kemampuan menghindar. Karena dapat terbang rendah di bawah radar (low-altitude cruise flight) dan tidak terikat pada rute balistik konvensional, rudal ini sulit dideteksi dan dicegat oleh sistem pertahanan udara seperti THAAD, Aegis, atau Patriot.

Selain itu, sistem tenaga nuklir memungkinkan Burevestnik mengubah arah secara acak, menjadikan prediksi lintasan dan intercept hampir mustahil. Dengan kata lain, rudal ini dapat menyerang dari arah mana pun, termasuk rute kutub atau lintasan nontradisional yang tidak dijaga radar musuh.

Proyek Rahasia dengan Risiko Tinggi

Walaupun menjanjikan, program Burevestnik bukan tanpa risiko. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pengujian rudal ini sempat mengalami kecelakaan serius di wilayah Arkhangelsk pada 2019, menewaskan sejumlah ilmuwan nuklir Rusia. Ledakan tersebut diduga berasal dari reaktor nuklir mini yang gagal berfungsi dengan stabil.

Namun, Rusia terus melanjutkan pengembangannya. Pada 2023, Putin mengumumkan bahwa pengujian terbaru Burevestnik telah berhasil, menandakan senjata ini semakin mendekati fase operasional.

Burevestnik bukan sekadar rudal, melainkan simbol ambisi Rusia dalam mempertahankan posisi sebagai kekuatan nuklir utama dunia. Dengan kemampuan untuk meluncur tanpa batas dan menyerang kapan saja dari mana saja, senjata ini memperkuat doktrin deterrence absolut, yakni pencegahan total terhadap agresi dengan ancaman pembalasan yang tak terhindarkan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut