Sosok Pauline Hanson, Anggota Parlemen Australia Pakai Cadar untuk Lecehkan Muslimah
Dalam aksinya kali ini, Hanson datang ke ruang sidang dengan mengenakan cadar hitam panjang, menyerupai niqab yang biasa dipakai Muslimah. Dia kemudian membuka cadar tersebut sambil menyampaikan kritik provokatif terhadap praktik berbusana Muslimah dan meminta pemerintah memperketat aturan.
Bagi banyak pihak, tindakan itu bukan sekadar “unjuk pendapat”, melainkan bentuk pelecehan terhadap simbol agama. Banyak komunitas Muslim menilai Hanson memperlakukan cadar seperti alat panggung politik, bukan pakaian ibadah yang memiliki makna spiritual bagi penggunanya.
Menlu Penny Wong menjadi salah satu tokoh paling vokal mengutuk tindakan tersebut. Wong menilai Hanson telah menggunakan identitas keagamaan perempuan Muslim sebagai alat politik.
“Ini bukan debat kebijakan. Ini penghinaan terhadap perempuan Muslimah,” ujar Wong, seraya menegaskan bahwa simbol kepercayaan seseorang tidak seharusnya dipermainkan untuk mencari perhatian politik.
Pernyataan Wong disambut luas oleh anggota parlemen lain yang menilai tindakan Hanson melampaui batas kesopanan institusi demokrasi.