Sosok Pangeran Philip, Korbankan Karier Militer demi Dampingi Ratu Elizabeth II
Sosok Philip dikenal dengan reputasinya yang keras dan tanpa basa-basi. Dia juga memainkan peran penting dalam memodernisasi monarki selama periode pasca-Perang Dunia II. Di balik tembok Istana Buckingham, Pangeran Philip menjadi satu-satunya tokoh kunci yang dipercaya Ratu.
"Dia, secara sederhana, telah menjadi sumber kekuatan saya dan bertahan selama ini," kata Ratu, dalam pidato menandai ulang tahun pernikahan ke-50 pada 1997.
Mantan perwira Angkatan Laut itu mengaku sulit untuk melepaskan karier militer yang dicintai lalu mengambil peran sebagai pendamping Ratu, padahal perannya secara konstitusi tidak jelas.
Terlepas dari itu, secara pribadi, dia dianggap sebagai kepala keluarga yang tidak perlu dipertanyakan lagi tanggung jawabnya. Namun ruang geraknya dibatasi oleh protokol kerajaan yang mewajibkan pria itu menghabiskan kehidupan publik satu langkah di belakang istrinya, selaku Ratu Inggris.
Setelah menyelesaikan lebih dari 22.000 penampilan solo, Pangeran Philip pensiun dari kehidupan publik pada Agustus 2017 meski dia masih sesekali tampil di acara resmi.