Sosok Hasan Akhund, Perdana Menteri Afghanistan yang Baru
Sebagai sosok cendekiawan agama konservatif, Akhund juga memberi perhatian terhadap aktivitas perempuan. Fatwanya pada 1990-an diadopsi Taliban, termasuk pembatasan pendidikan bagi perempuan serta aturan berpakaian.
Pertempuran Taliban dengan Milisi, Amerika Ingatkan Potensi Perang Saudara di Afghanistan
Naiknya Akhund sebagai perdana menteri memicu kekhawatiran bahwa Afghanistan akan kembali membatasi secara ketat peran perempuan. Namun Taliban berkali-kali menegaskan bahwa pemerintahan kali ini akan lebih toleran.
Pada 5 September lalu otoritas pendidikan di bawah pemerintahan Taliban mengeluarkan keputusan soal aktivitas dan penampilan perempuan di kampus, seperti wajib mengenakan niqab. Selain itu sebisa mungkin kelas dipisah antara laki-laki dan perempuan atau jika tidak memungkinkan ruangan disekat dengan tirai.
Editor: Anton Suhartono