Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang
Advertisement . Scroll to see content

Skandal Korupsi Ukraina, Akankah Presiden Zelensky Lengser di Tengah Perang Lawan Rusia?

Rabu, 03 Desember 2025 - 03:04:00 WIB
Skandal Korupsi Ukraina, Akankah Presiden Zelensky Lengser di Tengah Perang Lawan Rusia?
Di saat negara itu masih berperang melawan Rusia, Presiden Zelensky justru menghadapi tekanan politik yang kuat (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dia bahkan menyebutkan kemungkinan ekstrem, Zelensky mungkin baru mundur “sampai FBI memborgolnya”, merujuk pada tekanan kuat Amerika Serikat (AS), negara penyokong utama Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Skandal Korupsi Raksasa yang Menjerat Orang-Orang Terdekat

Tekanan terhadap Zelensky muncul setelah serangkaian pengungkapan korupsi besar di sektor energi Ukraina, melibatkan pejabat paling dekat dengan sang presiden.

Beberapa poin kunci skandal tersebut:

  • Biro Anti-Korupsi Nasional (NABU) mengungkap skema korupsi di sektor energi yang disebut terbesar dalam sejarah negara itu.
  • Salah satu tokoh utama adalah Timur Mindich, rekan dekat Zelensky.
  • NABU menuntut tujuh anggota jaringan kriminal, termasuk Mindich.
  • Zelensky menjatuhkan sanksi terhadap Mindich dan kepala pemodalnya, Oleksandr Tsukerman.

Dua pejabat tinggi penting, Menteri Energi Svitlana Grynchuk dan Menteri Kehakiman German Galushchenko, dicopot dari jabatan karena dugaan keterlibatan.

Puncaknya terjadi ketika NABU dan Kejaksaan Anti-Korupsi (SAPO) menggeledah kantor Andriy Yermak, mantan kepala kantor presiden sekaligus salah satu orang paling kuat dalam lingkar dalam Zelensky. Zelensky bahkan menandatangani dekrit memberhentikan Yermak sesaat setelah penggeledahan.

Anggota parlemen Oleksandr Dubinsky mengatakan Zelensky tak lagi bisa “mengelak” dari keterkaitan kasus-kasus tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut