Singapura Perkenalkan Robot Tes Swab Covid-19 Canggih
Hal yang menarik, SwabBot dilengkapi fitur built-in yang secara otomaris menarik batang usap jika ada 'perlawanan' di dalam hidung. Jika pasien merasa tidak nyaman, mereka dapat menghentikan proses dengan menjauhkan kepala dari robot.
Proses swab menggunakan SwabBot memakan waktu 20 detik, sedangkan tes usap manual bisa lebih lama dua kali lipat.
Di akhir prosedur, staf medis akan membuka mesin untuk melepaskan dan menyimpan batang usap. Setelah itu, seluruh bagian robot akan dilap dan ditutup menggunakan plastik yang baru untuk pengguna berikutnya.
"Tim merasa kami harus menemukan cara lebih baik untuk swab pasien untuk mengurangi risiko paparan Covid-19 kepada petugas kesehatan, terutama ketika pasien bersin atau batuk selama proses swab," kata Rena Dharmawan, peneliti yang juga dokter bedah kepala dan leher di Divisi Bedah dan Onkologi NCCS, dikutip dari The Straits Times, Senin (21/9/2020).
Selain itu, lanjut dia, para dokter ingin membuat prosedur swab lebih nyaman bagi pasien.
Robot berukuran 35x40x49 cm itu dikembangkan oleh dokter dari Pusat Kanker Nasional Singapura (NCCS) dan Rumah Sakit Umum Singapura (SGH), bekerja sama dengan perusahaan robotika medis Biobot Surgical.
Editor: Anton Suhartono