Sidang Parlemen Malaysia Bahas Jabatan Anwar Ibrahim Rusuh, Terlontar Kata Bodoh
Kemudian anggota parlemen dari kubu koalisi pendukung pemerintah PH, Mohd Sany Hamzah, merespons dengan pernyataan yang mengundang kemarahan lawan politik.
“Karena kami berani dan perdana menteri sebelumnya (Muhyiddin Yassin) tidak. Itulah sebabnya dia memberlakukan darurat,” kata Sany, dari duduk di kursi roda setelah menjalani operasi.
Jawaban itu memicu kericuhan. Anggota parlemen lain dari PN, Ahmad Marzuk Shaary, kemudian menantang Sany untuk berdiri.
“Kalau Anda berani, berdirilah!” ujarnya, dengan nada keras.
Sany yang tampak marah kemudian berdiri dari kursi roda meski kondisinya masih sakit. Dia pun menegaskan kembali pernyataannya soal mosi kepercayaan.
“Saya berdiri karena perdana menteri saat ini berani, tidak seperti perdana menteri sebelumnya,” tuturnya, membela Anwar.