Siaga Perang dengan AS, Jenderal China Minta Anggaran Militer Ditambah
BEIJING, iNews.id - China harus memperkuat kemampuan militer guna mempersiapkan kemungkinan konflik bersenjata dengan Amerika Serikat (AS). Jenderal tertinggi China menilai ketegangan yang terjadi saat ini dapat berubah menjadi konfrontasi.
Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) Jenderal Xu Qiliang menyampaikan hal itu dalam sambutannya di pertemuan tahunan parlemen, Kongres Rakyat Nasional, yang saat ini masih berlangsung di Beijing. Xu memberikan istilah ‘jebakan Thucydides’ dalam menggambarkan kondisi itu.
“Untuk menghadapi 'jebakan Thucydides' dan gangguan perbatasan, militer perlu mempercepat upaya untuk meningkatkan kemampuannya,” kata Xu, dikutip dari The Straits Times, Rabu (10/3/2021).
Istilah 'jebakan Thucydides' digunakan untuk menggambarkan konflik tak terlelakkan antara kekuatan yang sudah mapan dengan kekuatan yang sedang bangkit.
Istilah itu berasal dari penjelasan sejarawan Yunani kuno, Thucydides, tentang Perang Peloponnesia, yakni konflik tak terhindarkan antara Sparta yang mapan secara militer dan Athena yang sedang bangkit.