Setelah Dimandikan bak Jenazah, Maling Kotak Amal Masjid Dibui dan Denda Rp13 Juta
“Klien saya sudah meminta maaf kepada pihak masjid dan pengadilan. Alasan dia melakukan ini karena membutuhkan uang untuk membeli obat untuk kakeknya yang mengidap diabetes. Dia sudah mencoba untuk meminta kepada orang-orang untuk memberi atau meminjamkan uang, namun tidak ada yang bisa membantunya,” kata Azman.
Dia menambahkan, DA merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dan orangtuanya sudah bercerai sejak dia berumur 8 tahun. Setelah itu dia tinggal bersama kakeknya berusia 70 tahunan dan hidup susah. Untuk sekadar makan dan minum, keluarga itu dibantu tetangga.
Video setelah DA ditangkap warga dan pengurus masjid menjadi viral. Dia dibawa ke ruang pemandian jenazah dan dibaringkan di atas meja. Setelah itu tubuhnya disiram menggunakan air dari selang layaknya jenazah yang dimandikan.
Banyak netizen yang menilai tindakan pengurus masjid dengan memandikan pelaku layaknya jenazah tak layak. Mereka menilai akan lebih baik jika pengurus membawanya langsung ke polisi untuk ditindak.
Namun sebagian netizen menilai tindakan itu sudah tepat untuk memberi pelajaran kepada pelaku serta orang lain yang berniat mencuri kotak amal masjid. Sebagian lainnya menilai, pemuda itu tak perlu dibawa ke polisi karena sudah mendapatkan hukuman setimpal dengan dimandikan layaknya jenazah.
“Ia bahkan tidak sempat mengambil uang itu dan kini harus dipenjara. Yang justru benar-benar berhasil mencuri malah bebas kesana kemari,” kata netizen.
Editor: Anton Suhartono