Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Gedung Apartemen Meledak hingga Hancur Rata dengan Tanah, Diduga akibat Gas
Advertisement . Scroll to see content

Senjata Perang Paling Mematikan di Dunia, Bom Atom Fat Man Pembunuh Nomor 1

Sabtu, 20 November 2021 - 14:58:00 WIB
Senjata Perang Paling Mematikan di Dunia, Bom Atom Fat Man Pembunuh Nomor 1
Senjata paling mematikan di dunia salah satunya bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Lebih dari 66.000 orang tewas sebagai akibat langsung dari keganasan Little Boy serta 69.000 nyawa melayang dampak dari Fat Man. Jumlah total kematian mencapai lebih dari 192.000 termasuk efek setelah radiasi.

2. Hawker Hurricane

Hawker Hurricane merupakan pesawat tempur satu awak yang diproduksi oleh Hawker Aircraft untuk Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF). Pesawat ini mempunyai kecepatan maksimum 544 kilometer per jam, memiliki daya jelajah 750 km dengan ketinggian 35.000 kaki. 

Hawker Hurricane digunakan pasukan Inggris saat melawan Angkatan Udara Jerman pada 1940. Tak hanya cepat, pesawat ini juga dipersenjatai delapan senapan mesin berkaliber 0,303. Hawker Hurricane menyumbang lebih 60 persen kemenangan RAF selama pertempuran Inggris serta menghentikan ambisi Adolf Hitler di Eropa.

3. Peluncur Roket Katyusha

Peluncur roket Katyusha diproduksi oleh Uni Soviet, umumnya dipasang di kendaraan truk. Roket yang dibawa Katyusha mampu membawa hulu ledak berbobot 5 kg. Roket ini mempunyai jangkauan 8,5 km serta radius efek ledakan sejauh lebih dari 10 meter. Namun Katyusha kurang akurat dibandingkan meriam artileri namun efektif dalam pengeboman. Katyusha paling ditakuti oleh pasukan Jerman. 

Lebih dari 10.000 peluncur Katyusha diproduksi pada akhir perang bersama dengan 12 juta roket. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut