Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kendalikan Populasi Kucing, Pemkot Jakbar bakal Sterilisasi Gratis 200 Ekor
Advertisement . Scroll to see content

Selandia Baru Berduka, 'Kucing Negara' Milik Perdana Menteri Mati

Rabu, 08 November 2017 - 11:35:00 WIB
Selandia Baru Berduka, 'Kucing Negara' Milik Perdana Menteri Mati
Paddles, kucing negara miik Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WELLINGTON, iNews.id – Selandia Baru sedang berduka, bukan karena ada pejabat negara atau tokoh yang meninggal dunia, tapi seekor kucing. Ini bukan kucing biasa tapi 'First Cat', yang menunjukkan kucing negara, seperti 'First Lady' yang diartikan ibu negara.

Kucing milik Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern itu menjadi korban tabrak lari mobil di Auckland, Selasa 7 November 2017.

Dalam akun Facebook-nya, Ardern mengungkapkan rasa sedihnya ditinggal kucing berwarna kuning-putih yang dinamai Paddles itu.

"Kepada siapa saja yang pernah kehilangan hewan peliharaan, Anda pasti tahu bagaimana rasa sedih yang kami rasakan," tulis perempuan berusia 37 tahun itu, sebagaimana dikutip kembali oleh AFP.

"Paddles sangat disayangi, bukan hanya oleh kami. Terima kasih kepada setiap orang yang sudah memberikan perhatian," tambahnya.

Menurut Ardern, kucing betinanya itu punya jari berlebih atau polydactyl. Ini memungkinkannya untuk mengoperasikan keyboard komputer sendiri. Tak heran jika Paddles punya akun media sosial sendiri dan ini menjadi hiburan tersendiri.

Rekan Ardern yang juga pembawa acara televisi, Clarke Gayford, menyebut Paddles sebagai kucing yang jenaka. Saat Ardern menerima ucapan selamat terpilih sebagai PM Selandia Baru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui telepon, Paddles menunjukkan sikap yang lucu.

"Dia naik ke kursi di sebelah Jacinda lalu mulai mengumumkan kedatangannya dengan menarik," kenang Gayford.

Akun Facebook Ardern pun banjir ucapan duka. Di antara mereka menyampaikan bahwa apa yang terjadi pada Paddles sangat tragis. "Tragis, hidupnya pendek," tulis June Hurley.

"Dia adalah anggota keluarga yang juga bagian dari anggota keluarga kami. Dia meninggalkan jejak jari yang besar di hati kami," kata Hurley lagi.

Netizen lain juga menyampaikan rasa duka mereka atas kepergian kucing cantik itu. Sebagaian dari mereka mengusulkan diadakan acara pemakaman kenegaraan. Sebagian lainnya bahkan rela siap untuk tidak bekerja.

Gracie Brown, anjing milik Duta Besar AS untuk Selandia Baru, Scott Brown, juga menyampaikan rasa simpatinya melalui akun Twitter, "Ibu, ayah, dan saya sangat berduka mendengar kabar @FirstCatofNZ. Kami akan menggelar doa bersama malam ini."

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut