Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim
Advertisement . Scroll to see content

Sejumlah Ledakan Kuat Hantam Ukraina Tengah, Dampak Belum Diketahui

Senin, 05 Desember 2022 - 09:10:00 WIB
Sejumlah Ledakan Kuat Hantam Ukraina Tengah, Dampak Belum Diketahui
Bangunan-bangunan di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, akibat serangan udara Rusia pada Minggu (9/10/2022) pagi. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Rusia secara intensif melancarkan serangan presisi terhadap infrastruktur Ukraina sejak 10 Oktober lalu, atau dua hari pascaserangan militer Kiev di Jembatan Krimea. Awal bulan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, sekitar 40 persen infrastruktur energi di negaranya telah rusak akibat serangan Moskow tersebut. 

Hal itu menyebabkan pemadaman massal di seluruh negeri. Menyusul serangkaian serangan lain Rusia pada 15 November, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan bahwa sekitar 50 persen infrastruktur energi di negaranya telah rusak.

Rusia melancarkan agresi militer—yang oleh Moskow disebut sebagai operasi militer khusus—di Ukraina pada 24 Februari. Tindakan itu diambil Rusia setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan Moskow untuk membela diri dari serangan pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. 

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut