Sejumlah Kapal Induk China Arungi Selat Taiwan, Situasi Kawasan Makin Tegang
Kementerian Pertahanan Taiwan mengungkapkan, enam kapal perang dan delapan pesawat angkatan udara Taiwan telah dikirim untuk berjaga-jaga dan memantau pergerakan kapal-kapal China tersebut.
“Dengan dukungan rakyat, Angkatan Bersenjata Nasional (Taiwan) memiliki kepercayaan dan kemampuan untuk menjaga tanah air, dan memastikan keamanan nasional dan menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” ungkap kementerian itu, dikutip Reuters.
Kementerian Pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan komentar dari wartawan. Akan tetapi, China sebelumnya pernah menyatakan, perjalanan semacam itu oleh kapal induknya di Selat Taiwan adalah misi rutin.
Menurut Beijing, sering kali kapal-kapal perang China melewati perairan tersebut sat menuju Laut China Selatan—yang disengketakan China dan negara-negara lain di Asia Tenggara.
Pada Sabtu (19/12/2020) kemarin, sebuah kapal perang AS berlayar melalui Selat Taiwan. Perjalanan itu adalah misi ke-12 yang digelar Angkatan Laut AS tahun ini.
Militer China mengklaim telah membuntuti kapal perang Amerika itu.
Beijing murka dengan meningkatnya dukungan AS untuk Taiwan, termasuk penjualan senjata baru dan kunjungan pejabat senior AS ke Taipei, beberapa waktu lalu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil