Sejarah Pakta Warsawa: Latar Belakang hingga Keruntuhannya
Nikita Khruschev, yang merupakan Perdana Menteri Uni Soviet, mengusulkan gagasan pembentukan Pakta Warsawa.
Salah satu tujuan Pakta Warsawa adalah untuk menyeimbangkan kekuatan dengan NATO. Uni Soviet, sebagai negara dengan persenjataan terkuat di antara anggota aliansi, secara tidak langsung menjadi pemimpin Pakta Warsawa.
Pakta Warsawa secara rutin mengadakan latihan militer gabungan melibatkan 100.000 anggota militer dan melakukan simulasi perang nuklir. Pembentukan NATO dan Pakta Warsawa semakin menegaskan eskalasi Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur.
Pakta Warsawa kemudian mengalami kejatuhan seiring berakhirnya Perang Dingin pada tahun 1991.
Menurut buku Perang Dingin (2018) karya Argda Wahyu, pembubaran Pakta Warsawa terkait dengan krisis yang dihadapi oleh Uni Soviet dan negara-negara komunis pada tahun 1990-an.