Sejarah! Angkatan Darat Australia Akan Dipimpin Perempuan untuk Pertama Kali
SYDNEY, iNews.id - Angkatan Darat Australia untuk pertama kali akan dipimpin oleh perempuan. Ini merupakan catatan bersejarah karena untuk pertama kali ada matra militer Australia dipimpin perempuan.
Letnan Jenderal (Letjen) Susan Coyle resmi memimpin angkatan darat pada Juli, menggantikan Letnan Jenderal Simon Stuart.
Pengangkatan Coyle berlangsung saat militer Australia berupaya meningkatkan jumlah perwira perempuan. Selain itu militer Australia diguncang gelombang tuduhan pelecehan seksual dan diskriminasi sistemik.
“Mulai Juli, kita akan memiliki kepala angkatan darat perempuan pertama dalam sejarah 125 tahun,” kata Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dikutip dari Reuters, Selasa (14/4/2026).
Momentum Hari Perempuan Internasional Jadi Ruang Bahas Kesempatan Karier Setara
Menteri Pertahanan Australia Richard Marles juga menyebut pengangkatan Coyle sebagai momen sangat bersejarah.
“Seperti disampaikan Susan kepada saya, Anda tidak bisa menjadi apa yang tidak Anda lihat,” ujarnya.
Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Dia menambahkan prestasi Susan sangat berarti bagi perempuan yang bertugas di Pasukan Pertahanan Australia (ADF) saat ini serta para perempuan yang mempertimbangkan untuk masuk militer.
Coyle bergabung dengan militer pada 1987 dan telah memegang sejumlah peran komando senior. Dia akan menjadi perempuan pertama yang memimpin matra di ADF.
Porsi perempuan saat ini sekitar 21 persen dari total personel ADF serta 18,5 persen dari total pemimpin senior. ADF telah menetapkan target 25 persen dari keseluruhan partisipasi perempuan pada 2030.
Editor: Anton Suhartono