Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:25:00 WIB
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Putri Thailand Bajrakitiyabha meninggal dunia akibat gangguan jantung serius. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

Selain dikenal sebagai anggota keluarga kerajaan, Bajrakitiyabha juga memiliki karier yang cemerlang di bidang hukum dan diplomasi. Dia merupakan lulusan hukum yang meraih dua gelar pascasarjana dari Cornell University di Amerika Serikat.

Dia pernah bertugas di misi Thailand untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York sebelum kembali ke negaranya untuk bekerja di kantor Kejaksaan Agung. Pada 2012 hingga 2014, dia dipercaya menjabat sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria.

Dalam kiprahnya di dunia internasional, Bajrakitiyabha aktif bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan mendorong reformasi sistem peradilan pidana. Dia juga dikenal vokal memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama mereka yang berada di lembaga pemasyarakatan.

Pada 2021, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menunjuk putri sulungnya tersebut sebagai kepala staf pengawal pribadinya dengan pangkat jenderal. Kepercayaan yang diberikan sang raja membuat Bajrakitiyabha kerap dianggap sebagai salah satu figur paling berpengaruh di lingkungan kerajaan.

Kepergian Putri Bajrakitiyabha tidak hanya menjadi kehilangan besar bagi keluarga kerajaan Thailand, tetapi juga memunculkan kembali pertanyaan mengenai suksesi takhta. Hingga kini, Raja Vajiralongkorn yang berusia 73 tahun belum menunjuk pewaris resmi kerajaan.

Selama hidupnya, Bajrakitiyabha dikenal sebagai sosok aktif, berprestasi, dan memiliki perhatian besar terhadap isu hukum serta keadilan sosial. Namun, gangguan jantung serius yang dideritanya sejak akhir 2022 akhirnya mengakhiri perjuangannya setelah lebih dari tiga tahun berada dalam kondisi koma.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut