Santiago Pena Terpilih Jadi Presiden Paraguay, Singkirkan Pesaing Pro-China
ASUNCION, iNews.id - Santiago Pena terpilih sebagai presiden Paraguay yang baru, Minggu (30/4/2023) waktu setempat. Pena dikenal sebagai politikus pendukung Taiwan yang menyingkirkan pesaingnya, Efrain Alegre, yang memperjuangkan hubungan baru dengan China.
Pemimpin Partai Colorado itu mengumpulkan 42,7 persen suara, unggul 15 persen di atas perolehan Alegre.
"Terima kasih atas kemenangan Colorado, terima kasih atas kemenangan Paraguay," kata Pena, dalam pidato kemenangannya, dikutip dari Reuters, Senin (1/5/2023).
Pena menghadapi tantangan berat untuk meningkatkan perekonomian berbasis pertanian yang menjadi unggulan Paraguay. Selain itu, dia harus berjuang memperkecil defisit fiskal.
Presiden Guatemala Tetap Dukung Taiwan meski Ditekan China
"Banyak yang harus kita lakukan, setelah bertahun-tahun terakhir mengalami stagnasi ekonomi, defisit fiskal, tugas yang menunggu kita bukan untuk satu orang atau satu partai," kata Pena.
Alegre dengan besar hati mengakui kekalahannya. Presiden Paraguay saat ini, Mario Abdo, juga mengucapkan selamat atas kemenangan Pena.
China Peringatkan Guatemala Tak Bantu Taiwan untuk Merdeka
Bukan hanya pemilihan presiden, para politisi Colorado dan partai sayap kanan juga unggul dalam pemilihan kongres dan gubernur. Beberapa provinsi bahkan mencatat rekor bersejarah dengan membawa Colorado unggul atas kandidat oposisi.
Hasil ini juga menggarisbawahi dominasi Partai Colorado yang telah memerintah selama 75 tahun terakhir, meski ada ketidakpuasan yang meningkat dari pemilih terkait perlambatan ekonomi serta kasus korupsi.
Editor: Anton Suhartono