Sadis, 2 Perempuan Jadi Tumbal Dilecehkan dan Dibunuh demi Kekayaan
Pelaku, sebelumnya pernah terjerat kasus pemerkosaan, membujuk korban pertama untuk datang ke rumah pasutri pada Juni lalu. Korban diiming-iming akan main syuting film lokal. Namun dia dilecehkan dan dibunuh.
Peristiwa serupa berulang pada September. Sang dukun kembali meyakinkan pasutri itu untuk melakukan hal yang sama seperti pada Juni. Padahal hasil tumbal pertama tak membuahkan hasil.
"Kami telah menyelidiki kasus hilangnya perempuan pertama ketika mendapati lokasi ponsel terakhir dari perempuan (kedua) yang hilang pada September juga di sekitar rumah pasangan itu," kata Kumar.
Kedua korban diketahui penjual lotere keliling. Mayat keduanya dimakamkan di sekitar pekarangan pasutri tersebut.
Beberapa tetangga menyebut sang suami sebagai ahli pengobatan akternatif. Mereka tak percaya pasutri itu terlibat dalam pembunuhan sadis.
"Dulu banyak orang datang ke sini untuk pengobatan patah tulang, memar, dan penyakit lainnya. Kami tidak pernah curiga dan dia juga sopan," kata tetangga, Gopan K, kepada Hindustan Times.
Editor: Anton Suhartono