Rusia Tembak Jatuh Pesawat Militer Ukraina, Rontokkan 17 Drone Tempur termasuk Bayraktar
“Akibat serangan itu, lebih dari 400 nasionalis (tentara Ukraina) tewas, 20 tank dan kendaraan tempur lapis baja, empat rudal BM-21 Grad dan 29 kendaraan serbaguna hancur,” ujar juru bicara militer Rusia itu.
Secara total, kata dia, lebih dari 3.400 unit kendaraan militer khusus Ukraina telah dihancurkan sejak dimulainya operasi militer khusus Rusia di Ukraina pada Feburari lalu.
“Total 187 pesawat, 129 helikopter, 1.104 kendaraan udara tak berawak, 328 sistem rudal antipesawat, 3.406 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 466 sistem peluncuran roket ganda, 1.769 senjata artileri lapangan dan mortir, serta 3.405 unit kendaraan militer khusus Ukraina telah dihancurkan sejak awal operasi militer khusus,” kata Konashenkov.
Rusia mulai meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.
Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi itu juga untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran “genosida” oleh rezim Kiev selama delapan tahun terakhir.
Editor: Ahmad Islamy Jamil