Rusia Sebut Para Petempur Armenia di Karabakh Mulai Serahkan Senjata
Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan. Namun, entik Armenia yang mendiami daerah itu melakukan pemberontakan dan ingin memisahkan diri.
Kini, keinginan Azerbaijan untuk mengintegrasikan wilayah yang telah lama diperebutkan tersebut semakin menguat. Namun, etnik Armenia mengatakan, mereka takut akan dianiaya oleh Baku, sembari menuduh dunia telah mengabaikan mereka.
Warga Armenia di Karabakh mengatakan kepada Reuters bahwa mereka pada dasarnya terkepung di wilayah tersebut. Hanya ada sedikit makanan, listrik atau bahan bakar yang dapat menopang hidup mereka kini. Mereka pun meminta negara-negara besar untuk membantu mereka.
Azerbaijan memperkirakan akan ada amnesti atau ampunan bagi para petempur Armenia di Karabakh yang menyerahkan senjata mereka. Baku pun menyatakan, orang-orang Armenia dapat meninggalkan wilayah Karabakh menuju Armenia jika mereka mau.
Armenia, yang kalah perang dengan Azerbaijan pada 2020 atas wilayah tersebut, telah menyediakan tempat bagi puluhan ribu warga Armenia dari Karabakh. Kendati demikian, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan, dia tidak ingin orang-orang itu meninggalkan rumah mereka kecuali benar-benar diperlukan.