Rusia Santai Pasukannya Dipukul Mundur Ukraina, Belum Kerahkan Personel Tambahan
Dia menambahkan, tetap menerima masukan dari masyarakat sepanjang dalam koridor hukum.
"Sudut pandang lain, sudut pandang kritis, selama tetap dalam hukum, ini pluralisme, tapi garisnya sangat-sangat tipis, harus sangat berhati-hati di sini," tuturnya.
Sementara itu Presiden Vladimir Putin belum menyampaikan pernyataan soal kondisi terkini di Ukraina. Putin malah berkomentar mengenai konflik antara Azerbaijan dan Armenia. Dia mendesak kedua pihak untuk menghentikan serangan.
Para pengamat militer Rusia yang biasanya mendukung operasi militer di Ukraina mengungkapkan kekecewaa setelah Kemhan Rusia pada Sabtu lalu mengumumkan penarikan pasukan dari Kharkiv. Tujuannya untuk mengumpulkan kembali kekuatan setelah pasukan Rusia menghadapi serangan balasan cepat beberapa hari sebelumnya.
Banyak yang menyarankan bahwa Rusia perlu melakukan mobilisasi nasional skala penuh untuk merebut kembali wilayah Ukraina, termasuk mengerahkan pasukan cadangan.