Rusia Makin Agresif Rebut Sievierodonets, AS Kirim Roket Canggih ke Ukraina
Sebelumnya Presiden AS Joe Biden mengatakan pengiriman senjata jarak jauh akan memperluas jangkauan serangan tentara Ukraina sehingga bisa mendorong Rusia untuk menghentikan invasinya dan mau duduk berunding.
Sementara itu, pejabat Ukraina mengatakan sekitar 70 persen Sievierodonetsk sudah dikuasai pasukan Rusia. Tentara Ukraina tak bisa berbuat banyak, bahkan mundur ke kota tetangga untuk menghindari pengepungan dan penangkapan.
Sebagian besar kota tersebut juga hancur akibat pengeoban masif yang dilakukan militer Rusia beberapa hari belakangan.
"Musuh telah memasuki pusat Sievierodonetsk dan mencoba mengambil posisi," kata juru bicara militer Ukraina, Oleksandr Motuzyanyk, dikutip dari Reuters, Kamis (2/6/2022).
Sievierodonetsk merupakan dua kota terakhir di Luhansk yang belum sepenuhnya direbut Rusia. Jika Rusia merebut kota kembarannya, Lysychansk, yang terletak di tepi barat Sungai Siverskyi Donets, Negeri Beruang Merah akan menguasai seluruh Luhansk.
Seperti diketahui Luhansk merupakan satu dari dua provinsi di Donbas yang diklaim Rusia untuk kelompok separatis Ukraina, selain Donetsk. Perebutan Luhansk juga memenuhi salah satu tujuan utama Presiden Vladimir Putin dalam operasi militernya di Ukraina.
Editor: Anton Suhartono