Rusia Latihan Militer Pakai Sistem Rudal Yars yang Dibangga-banggakan Putin
Sistem rudal balistik antarbenua mobile Yars dilaporkan memiliki jangkauan operasional 12.000 km. Menurut blogger militer, sistem tersebut mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir yang dapat ditargetkan secara independen dan dapat dipasang di truk pengangkut atau ditempatkan di silo.
Sejak meluncurkan agresi militer ke Ukraina pada Februari tahun lalu, Rusia telah melakukan banyak latihan militer sendiri atau dengan negara lain, seperti China atau Afrika Selatan.
Moskow juga meningkatkan latihan militernya dengan Belarusia, melakukan serangkaian latihan komprehensif selama setahun terakhir.
Presiden Vladimir Putin ingin menjadikan sistem rudal Yars sebagai bagian dari senjata Rusia “yang tak terkalahkan” serta komponen andalan persenjataan nuklirnya yang berbasis darat. Sistem Yars saat ini menggantikan pendahulunya, sistem rudal Topol.
Editor: Ahmad Islamy Jamil