Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Dilaporkan Tembakkan Lebih dari 1.000 Roket dan Rudal ke Jaringan Listrik Ukraina

Kamis, 08 Desember 2022 - 08:04:00 WIB
Rusia Dilaporkan Tembakkan Lebih dari 1.000 Roket dan Rudal ke Jaringan Listrik Ukraina
Penampakan salah satu rudal yang ditembakkan Rusia dalam sebuah kegiatan uji coba senjata (ilustrasi). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Ukraina saat ini mengalami kekurangan kapasitas pembangkit yang serius, meski konsumsi listrik turun antara 25 persen dan 30 persen dibandingkan dengan periode sebelum perang. “Sistemnya tetap berjalan, terintegrasi, tidak rusak, atau terputus,” kata Kudrytsky.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian mengatakan, negaranya berusaha meningkatkan pasokan listrik setiap hari. Akan tetapi, dia mencatat ada masalah di Kiev dan beberapa wilayah lainnya.

“Kita tidak boleh lupa ... bahwa tidak mungkin memulihkan 100 persen sistem energi, seperti sebelum dimulainya teror energi Rusia,” kata Zelensky dalam pidato yang disiarkan lewat video tadi malam.

“Diperlukan waktu. Itu sebabnya pemadaman berjadwal terus terjadi di sebagian besar kota dan kabupaten,” ujarnya.

Pekan lalu, Ukrenergo menyatakan telah memperoleh pinjaman sebesar 300 juta euro dari EBRD untuk memulihkan infrastruktur listrik yang rusak.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut