Rusia Bersedia Bantu Armenia Perang dengan Azerbaijan, tapi Ini Syaratnya
Armenia dan Azerbaijan telah terlibat dalam pertempuran sengit selama lebih dari sebulan terakhir di Nagorno-Karabakh. Wilayah Azerbaijan itu dikendalikan oleh kelompok separatis Armenia sejak pecahnya Uni Soviet pada dekade 1990-an lalu. Kekuatan dunia sejauh ini tidak dapat membujuk kedua belah pihak untuk berhenti berperang.
Rusia memiliki pangkalan militer di Gyumri, kota terbesar kedua di Armenia, dan memiliki perjanjian pertahanan dengan Yerevan. Kendati demikian, Moskow sebelumnya telah menyatakan bahwa pakta pertahanannya dengan Armenia tidak mencakup wilayah Nagorno-Karabakh, karena itu adalah bagian dari Azerbaijan.
“Rusia akan memberi Yerevan semua bantuan yang diperlukan jika bentrokan terjadi langsung di wilayah Armenia,” ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip AFP.
Kemlu Rusia juga meminta pihak yang bertikai untuk segera menghentikan tembakan, menurunkan ketegangan, dan memulai perundingan yang substantif.
Pashinyan dalam suratnya kepada Putin mengklaim bahwa pertempuran kini semakin dekat dengan perbatasan Armenia. “Perdana menteri Armenia telah meminta presiden Rusia untuk memulai konsultasi mendesak dengan tujuan menentukan jenis dan jumlah bantuan yang dapat diberikan Federasi Rusia kepada Armenia untuk memastikan keamanannya,” kata Kemlu Rusia.
Editor: Ahmad Islamy Jamil