Rusak Pabrik Senjata Israel, 6 Aktivis Bela Palestina Ditangkap Aparat Inggris
“Padahal, aksi ini adalah aksi tanpa kekerasan yang sama seperti yang telah dan masih dilakukan oleh banyak kelompok. Negara Inggris bertindak seperti ini ketika Anda bertindak untuk rakyat Palestina. (Perlakuan Inggris) ini membuat saya jijik,” ujar Richard Barnard, salah satu pendiri Palestine Action, dikutip dari Morning Star, Minggu (28/2/2021).
Para terdakwa disidang di pengadilan pada Kamis (25/2/2021). Mereka didakwa menyebabkan kerugian 50.000 pound sterling (Rp998,12 juta). Polisi juga menggerebek rumah para aktivis, ungkap Palestine Action.
Aksi protes kecil serupa juga terjadi di pabrik senjata AV Engines milik Elbit Systems pada September 2020. Kala itu, para aktivis menduduki atap pabrik selama tiga hari. Kerugian yang dialami perusahaan diperkirakan mencapai 145.000 pound sterling (Rp2,89 miliar).
Editor: Ahmad Islamy Jamil