Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Sakit di Inggris Terpaksa Hentikan Perawatan Muslimah Positif Covid yang Koma Sebulan, Ini Kisahnya

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:27:00 WIB
Rumah Sakit di Inggris Terpaksa Hentikan Perawatan Muslimah Positif Covid yang Koma Sebulan, Ini Kisahnya
RS Leicester Inggris terpaksa menghentikan perawatan alat pendukung hidup seorang pasien muslimah positif Covid-19 yang koma sejak sebulan (Foto: Sky News)
Advertisement . Scroll to see content

Dokter berhasil membantu persalinan melalui operasi Caesar, namun kemudian menemukan bahwa pankreas dan salah satu paru-paru perempuan tersebut tidak berfungsi lagi.

“Peluangnya untuk pulih di tengah kondisi positif Covid sangat kecil. Kami, tim medis, menyimpulkan dia tidak akan bisa diselamatkan,” kata seorang dokter spesialis, dikutip dari Sky News, Rabu (24/2/2021).

Dokter mengatakan kepada hakim, hasil pemeriksaan CT scan menunjukkan organ penting dalam tubuh perempuan itu tidak akan berfungsi normal dalam waktu panjang. Namun, keluarga mendesak agar perawatan dilanjutkan.

“Kami percaya pada keajaiban. Ketika Tuhan telah memutuskan kematian, saat itulah kami mati,” ujar adik perempuan pasien, menjelaskan kepercayaan Islam.

Namun Hakim Justice Hayden memutus, dokter secara sah diperbolehkan menghentikan perawatan pendukung hidup kepada perempuan itu. Dia menyimpulkan, mengakhiri perawatan menjadi keputusan terbaik dan perempuan itu harus diberi kesempatan ‘meninggal dengan terhormat’.

"Harapan pasien untuk hidup dipadamkan oleh virus berbahaya ini dan keluarga harus rela berpisah sebelum waktunya. Ini kesedihan yang tak bisa diucapkan dan keputusan ini tak bisa saya bayangkan," kata Hayden.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut