Riset: Obat Kanker Ini Bisa Obati Covid
Penelitian itu dipimpin oleh Associate Professor Ivan Marazzi dari Departemen Mikrobiologi di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di Amerika Serikat. Riset tersebut melibatkan peneliti dari National University Cancer Institute, Singapura (NCIS).
Penemuan dalam penelitian itu dipublikasikan secara daring di jurnal ilmiah Cell pada 30 Maret lalu.
Salah satu rekan peneliti dalam studi tersebut, Dr Anand Jeyasekharan mengatakan, obat yang digunakan dalam pengobatan kanker selama lebih dari 25 tahun itu tersedia secara global. Harganya pun tidaklah mahal.
“(Topotecan) memiliki profil keamanan yang dipahami dengan baik pada manusia. Oleh karena itu, penelitian ini muncul di waktu yang tepat, mengingat kurangnya akses masyarakat secara universal terhadap vaksin,” ujar Jeyasekharan yang juga menjabat konsultan dan asisten direktur penelitian onkologi medis di Departemen Hematologi-Onkologi di NCIS, dikutip dari The Straits Times, Kamis (8/4/2021).
Setelah temuan laboratorium tersebut, saat ini penelitian lanjutan telah mengarah kepada uji klinis fase I (satu) di India. Negeri anak benua dipilih menjadi lokasi uji klinis, mengingat tingginya jumlah kasus Covid-19 sedang hingga parah di sana.