Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Advertisement . Scroll to see content

Rekor! 100 Perusahaan Pertahanan Dunia Raup Rp11.317 Triliun dari Penjualan Senjata Selama 2024

Senin, 01 Desember 2025 - 13:47:00 WIB
Rekor! 100 Perusahaan Pertahanan Dunia Raup Rp11.317 Triliun dari Penjualan Senjata Selama 2024
SIPRI mengungkap pendapatan dari penjualan senjata 100 perusahaan pertahanan teratas dunia mencapai 679 miliar dolar AS pada 2024 (Fotoi: Lockheed Martin)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, SIPRI mengatakan penundaan yang meluas dan pembengkakan anggaran terus mengganggu proyek-proyek utama seperti jet tempur F-35, kapal selam kelas Columbia dan Virginia, serta rudal balistik antarbenua Sentinel.

Menariknya, perusahaan Elon Musk, SpaceX, masuk dalam daftar produsen militer global teratas untuk pertama kali, setelah pendapatan persenjataannya meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2023, yakni mencapai 1,8 miliar dolar.

Tidak termasuk Rusia, ada 26 perusahaan persenjataan dalam daftar 100 perusahaan teratas yang berbasis di Eropa. Sebanyak 23 di antaranya mencatat peningkatan pendapatan dari penjualan senjata dan peralatan. Pendapatan persenjataan agregat mereka tumbuh sebesar 13 persen menjadi 151 miliar dolar.

Setelah meningkatkan pendapatan sebesar 193 persen hingga mencapai 3,6 miliar dolar melalui produksi peluru artileri untuk Ukraina, perusahaan Republik Ceko, Czechoslovak Group, mencatat peningkatan persentase pendapatan paling tajam dibandingkan 100 perusahaan teratas lainnya pada 2024.

Selain itu, di tengah serangan Rusia di wilayah timur Ukraina, JSC Ukrainian Defense Industry, perusahaan pertahanan pemeriutah, mengalami peningkatan pendapatan sebesar 41 persen menjadi 3 miliar dolar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut