Untuk meyakinkan Putin agar menyetujui kesepakatan itu, para pejabat PBB pada waktu itu juga setuju untuk membantu Rusia memperoleh ekspor makanan dan pupuknya ke pasar luar negeri—sesuatu yang menurut Moskow gagal mereka lakukan.
Ngeri! Ukraina Dilaporkan Bunuh Jenderal Rusia Pakai Rudal Storm Shadow dari Jarak 153 Km
Ekspor makanan dan pupuk Rusia sebenarnya tidak tunduk pada sanksi Barat yang dikenakan atas agresi militer di Ukraina. Kendati demikian, Moskow menyatakan bahwa pembatasan pembayaran, logistik, dan asuransi akibat sanksi Barat telah menjadi penghalang bagi pengiriman komoditas Rusia tersebut ke luar negeri.
Beberapa sumber mengatakan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah menulis surat kepada Putin yang menyarankan agar Moskow mengizinkan Kesepakatan Gandum Laut Hitam diperpanjang selama beberapa bulan lagi. Tujuannya adalah memberi waktu kepada Uni Eropa untuk menghubungkan anak perusahaan Bank Pertanian Rusia (Rosselkhozbank) ke jaringan pembayaran internasional SWIFT.
Rusia: NATO Kembali Mainkan Skema Perang Dingin, Kami Siap Tanggapi dengan Segala Cara!
Pada Kamis kemarin, Putin mengatakan bahwa dia belum menerima pesan semacam itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil