Putin: Jika Trump Menang Pilpres AS 2020, Perang Ukraina Mungkin Tak Terjadi
"Saya tidak berpikir keputusan itu menguntungkan Rusia atau AS. Omong-omong, Biden mengambil alih tongkat estafet dan memberlakukan lebih banyak pembatasan (sanksi) terhadap kami. Kita semua menyadari hasilnya, banyak dari keputusan itu yang justru merugikan ekonomi AS sendiri," kata Putin.
Posisi dolar sebagai mata uang global, lanjut dia, melemah menyusul keputusan AS untuk mencegah Rusia menggunakannya sebagai alat pembayaran.
"Kami tidak menolak menggunakan dolar AS. Pemerintah sebelumnya melarang kami menggunakannya sebagai alat pembayaran. Namun, saya tidak akan membahasnya sekarang. Yang bisa saya sampaikan adalah, kami mendengar presiden saat ini mengatakan bahwa siap bekerja sama. Kami tetap terbuka untuk itu," tuturnya.
Putin juga menegaskan kembali, Rusia secara konsisten siap untuk berdialog untuk mengakhiri perang, namun menyadari masih ada kendala. Salah satu kendalanya adalah keputusan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengeluarkan instruksi presiden yang melarang perundingan dengan Rusia.
"Misalnya, sudah diketahui publik bahwa ketika dia masih menjadi kepala negara yang sah, pemimpin rezim Kiev saat ini mengeluarkan instruksi presiden yang melarang perundingan. Bagaimana perundingan dapat dilanjutkan setelah dilarang?" ujarnya.