Putin: Gaza Alami Peristiwa Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah Modern Umat Manusia
Dia menilai, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, yang diperkirakan akan duduk sebagai pemimpin pemerintahan transisi Gaza, tidak dikenal sebagai sosok juru damai yang hebat. Namun Putin menyebut Blair masih bisa memainkan peran positif dalam menyelesaikan konflik.
"Rusia selalu menganjurkan pembentukan dua negara, Israel dan Palestina, sejak 1948 serta sejak 1974, begitu resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan diadopsi," ujarnya, seraya menegaskan dukungannya bahwa solusi dua negara merupakan kunci penyelesaian akhir bagi konflik Palestina-Israel.
Putin berharap ke depannya kepemimpinan Gaza dialihkan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Namun belum jelas bagaimana Israel mematuhi proposal Trump. Meski Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan menerima 20 poin rencana perdamaian Trump, para politisi sayap kanan Israel belum tentu mendukungnya.
Rusia, kata Putin, masih menjalin kontak dengan kelompok perlawanan Hamas. Selain itu penting untuk memahami dari sudut pandang Israel mengenai proposal AS tersebut. Ini karena dua pihak yang bertikai adalah Hamas dan Israel, bukan pihak lain.
Editor: Anton Suhartono