Profil Vladimir Putin, Mantan Bos Intelijen yang Gemar Berburu
Sepulangnya dari Jerman, Putin kembali ke kota kelahirannya dan kembali ke kota kelahiran untuk bekerja dalam berbagai posisi administratif dan politik. Dia terlibat dalam kegiatan kota dan menjadi penasihat untuk Wali Kota St Petersburg.
Karier politiknya diawali dengan menjabat sebagai Walikota St Petersburg pada 1991-1996. Kemudian, dia pindah ke Moskow dan menduduki berbagai posisi dalam pemerintahan Rusia. Dia menjadi Staf Kepresidenan dan kemudian menjadi kepala Badan Keamanan Federal (FSB) yang merupakan penerus KGB.
Pada 1999, Putin diangkat sebagai Perdana Menteri oleh Presiden Boris Yeltsin. Setahun kemudian, Yeltsin mengundurkan diri, dan Putin menggantikannya sebagai Presiden pada tahun 2000 selama dua periode (2000-2008).
Sejak ia mengambil alih kekuasaan, Putin mengimplementasikan sejumlah kebijakan ekonomi dan sosial termasuk upaya untuk mengatasi krisis ekonomi, meningkatkan stabilitas nasional, dan meningkatkan angka kelahiran. Selain itu, Putin dikenal karena kepemimpinannya yang kuat dan sering terlibat dalam isu-isu global.
Setelah menjabat sebagai presiden selama dua periode, ia tidak dapat mencalonkan diri lagi menurut konstitusi Rusia. Namun, Putin tetap berada di bawah pemerintahan sebagai perdana menteri selama satu periode (2008-2012) di bawah presiden Dmitry Medvedev.
Tahun 2012, ia kembali terpilih menjadi presiden. Setahun setelahnya, ia dilabeli sebagai orang paling berkuasa di dunia sebanyak empat kali di tahun 2013 dan 2016.