Profil Patrice Talon, Presiden Benin yang Lolos dari Kudeta Perwira Militer
JAKARTA, iNews.id - Presiden BeninPatrice Talon kembali menjadi sorotan internasional setelah berhasil lolos dari percobaan kudeta militer yang mengguncang negara Afrika Barat itu, Minggu (7/12/2025). Meski upaya pengambilalihan kekuasaan berhasil digagalkan, insiden itu menambah panjang daftar tantangan politik yang dihadapi Talon sejak memimpin Benin.
Sosoknya yang dikenal tegas, kontroversial, dan memiliki latar belakang bisnis yang kuat kini kembali diuji dalam menjaga stabilitas negara.
Patrice Guillaume Athanase Talon lahir pada 1 Mei 1958 di Ouidah, kota pesisir bersejarah di Benin. Dia berasal dari keluarga sederhana namun mementingkan pendidikan. Talon menempuh pendidikan tinggi di Dakar, Senegal, sebelum melanjutkan studi ke Prancis untuk mempelajari ekonomi dan manajemen. Ketertarikannya pada dunia bisnis muncul sejak muda, terutama pada sektor perdagangan dan industri.
Sebelum terjun ke politik, Talon membangun karier sebagai pengusaha sukses. Dia memulai dari perdagangan kacang mete dan berkembang menjadi salah satu figur kunci dalam industri kapas di Benin. Perusahaannya, yang kemudian mendominasi sektor pengolahan kapas, membuatnya dijuluki Raja Kapas Benin.
Pengaruh ekonominya terus meluas, dan Talon menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di kawasan Afrika Barat.