Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gibran Kunker ke Papua: Pembangunan Tak Lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris
Advertisement . Scroll to see content

Profil Jet Tempur Tupolev Tu-160M Rusia, Pengebom Nuklir Canggih Pernah Dijajal Putin

Kamis, 24 April 2025 - 11:46:00 WIB
Profil Jet Tempur Tupolev Tu-160M Rusia, Pengebom Nuklir Canggih Pernah Dijajal Putin
Profil jet tempur Tupolev Tu-160M Rusia menarik perhatian terkait kabar penempatan armada militer di Papua (Foto: Sputnik)
Advertisement . Scroll to see content

Desain aerodinamisnya mencakup badan pesawat ramping, hidung panjang meruncing, serta kanopi bertingkat. Pada bagian belakang, sirip ekor dan sayap menyapu ke belakang secara presisi untuk menunjang kestabilan saat manuver di berbagai kondisi.

Kemampuan dan Sistem Pendukung

Sebagai jet tempur jarak jauh, Tu-160M dilengkapi sistem pengisian bahan bakar di udara menggunakan sistem probe and drogue. Pesawat tanker seperti Ilyushin IL-78 biasanya digunakan untuk mendukung operasional jarak jauh ini.

Di bagian kokpit, Tu-160M masih menggunakan instrumen elektromekanis tradisional. Sistem kendali dilengkapi kolom kontrol pusat dan pengendalian mesin yang berada di antara kursi pilot. Uniknya, pesawat ini juga dilengkapi ruang istirahat, toilet, dan lemari pemanas makanan -fasilitas yang menunjukkan pesawat ini dirancang untuk misi jarak jauh.

Sejarah Pengembangan Tu-160M

Pengembangan Tu-160M dimulai dari kompetisi antar produsen pesawat era Uni Soviet, di mana Tupolev bersaing dengan Myasishchev dan Sukhoi. Meski desain Myasishchev dianggap lebih unggul saat itu, Tupolev dinilai lebih siap dalam hal teknis dan pengembangan, sehingga diberi mandat untuk melanjutkan proyek ini.

Dengan pengawasan ketat oleh insinyur VN Binznyuk, Tu-160M berhasil diuji coba oleh Angkatan Udara pada tahun 1987 dan mulai diproduksi secara massal oleh Asosiasi Penerbangan Kazan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut