Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bocah 6 Tahun asal Indonesia Tewas Ditabrak Mobil di Singapura
Advertisement . Scroll to see content

Profil Halimah Yacob, Presiden Perempuan Pertama Singapura yang Baru Akhiri Masa Jabatan

Rabu, 06 September 2023 - 18:32:00 WIB
Profil Halimah Yacob, Presiden Perempuan Pertama Singapura yang Baru Akhiri Masa Jabatan
Halimah Yacob menjadi perempuan pertama yang menjadi presiden di Singapura. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Profil Halimah Yacob yang menarik untuk dibahas. Halimah Yacob merupakan presiden ke-8 sekaligus presiden perempuan pertama di Singapura

Sebagai tokoh politik dan presiden, Halimah tentu memiliki perjalanan hidup yang menarik.

Berikut ini bahasan lebih lanjut tentang profil Halimah Yacob seperti dirangkum iNews.id, Rabu (6/9/2023): 

Profil Halimah Yacob

Halimah lahir di Queen Street, Singapura pada 23 Agustus 1954 dengan nama lengkap Halimah binti Yacob. Halimah besar sebagai anak ketiga di antara lima bersaudara dan dibesarkan oleh ibunya seorang setelah ayahnya meninggal saat usianya masih 8 tahun. Dia memiliki darah India yang berasal dari sang ayah dan darah Malaysia dari sang ibu. 

Semasa sekolahnya, Halimah seringkali membantu ibunya untuk berjualan makanan dengan gerobak sampai Halimah seringkali membolos. Ia berkesempatan menempuh pendidikan di sekolah bergengsi tingkat SMP, Sekolah Perempuan China Singapura yang didominasi perempuan beretnis China. Dengan seringnya ia membolos, ia nyaris dikeluarkan dari sekolah.

Lanjut, dia lulus dan masuk sekolah bergengsi lainnya di tingkat SMA, yakni Sekolah perempuan Tanjong Katong. Seusainya menempuh SMA, Halimah berlanjut ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Singapura, Fakultas Hukum, dan lulus di tahun 1978.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut