Profil Andry Rajoelina, Presiden Madagaskar yang Dimakzulkan akibat Demonstrasi 'One Piece'
Rajoelina mundur sementara dari politik pada 2014 setelah tekanan internasional terhadap pemerintah transisi yang dia pimpin. Namun, dia kembali memenangkan pemilu presiden 2018, menegaskan pengaruh politiknya masih kuat.
Dalam masa pemerintahannya, dia berjanji mempercepat pembangunan infrastruktur dan mengentaskan kemiskinan. Namun, pemerintahannya juga kerap dikritik karena korupsi, nepotisme, dan lemahnya kebebasan pers.
Situasi ekonomi memburuk akibat pandemi dan krisis pangan. Ketidakpuasan rakyat semakin besar, terutama di kalangan muda yang merasa aspirasi mereka diabaikan.
Gelombang protes terhadap Rajoelina dimulai pada pertengahan 2025. Gerakan itu dipelopori kaum muda yang terinspirasi oleh semangat “kebebasan melawan tirani” dari anime One Piece. Mereka membawa bendera bajak laut Straw Hat Pirates sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang dianggap menindas.
Awalnya, aksi itu berlangsung damai dan penuh kreativitas. Namun, ketika aparat menindak keras demonstran dan menangkap sejumlah aktivis, situasi memanas. Bentrokan meletus di berbagai kota, termasuk Antananarivo.