Pria Mengamuk jelang Sidang Cerai, Tembak Mati 8 Orang termasuk 7 Anak Kandung
SHREVEPORT, iNews.id - Tragedi berdarah terjadi di Shreveport, Louisiana, Amerika Serikat. Seorang pria mengamuk menembak mati delapan anak menjelang sidang perceraian, termasuk tujuh anak kandungnya.
Penembakan brutal tersebut terjadi, Minggu, 19 April 2026. Pelaku, Shamar Elkins (31), juga menembak dua perempuan, termasuk istrinya.
Wali Kota Shreveport Tom Arceneaux mengatakan, penembakan tersebut sebagai tragedi terburuk yang pernah terjadi di kotanya. Dia meminta masyarakat bersabar dan mendoakan para korban.
"Ini situasi yang sangat tragis, mungkin yang terburuk yang pernah kami alami," katanya dalam konferensi pers di lokasi kejadian, dilansir dari AP, Selasa (21/4/2026).
Ledakan Dahsyat dan Kebakaran Guncang Ladang Minyak Texas AS, Warga Dievakuasi
Polisi menjelaskan, peristiwa mengerikan itu terjadi Minggu pagi. Pelaku lebih dulu menembak seorang perempuan di satu rumah, lalu berpindah ke lokasi lain di kawasan perumahan yang sama.
Polisi menemukan kondisi para korban mengenaskan. Di rumah kedua, tujuh anak ditemukan tewas dalam bangunan. Sementara satu anak lainnya tak bernyawa di atap rumah, diduga ditembak saat mencoba melarikan diri. Seorang anak lain dilaporkan selamat setelah melompat dari atap dan kini dirawat di rumah sakit.
Trump Akui Tak Mudah Ambil Persediaan Uranium Iran: Butuh Proses Panjang dan Sulit!
Anak-anak yang menjadi korban berusia antara 3 hingga 11 tahun, terdiri dari lima perempuan dan tiga laki-laki. Kerabat korban menggambarkan mereka anak-anak yang ceria dan ramah.
Trump Sebut Iran Akan Diterpa Masalah Lebih Dahsyat jika Tolak Berunding
Pelaku, Shamar Elkins, tewas setelah ditembak polisi saat berusaha melarikan diri. Polisi menyebut insiden tersebut sebagai kasus kekerasan dalam rumah tangga, namun motif pastinya masih diselidiki.
Menurut keterangan keluarga, Elkins dan istrinya dalam proses perceraian dan dijadwalkan menghadiri sidang, Senin hari ini. Pertengkaran terkait perceraian diduga menjadi pemicu aksi penembakan tersebut.
Satu per Satu Menteri Mundur dari Pemerintahan Trump, kini Giliran Menaker AS
Elkins memiliki empat anak dengan istrinya dan tiga anak dengan perempuan lain yang tinggal di dekatnya. Semua anak berada di satu rumah.
"Dia membunuh anak-anaknya, dia menembak istrinya," kata Crystal Brown, kerabat korban.
Pascapenembakan tersebut, Kota Shreveport yang berpenduduk sekitar 180.000 jiwa kini diliputi duka. Warga berdatangan meletakkan bunga di depan rumah korban dan menggelar doa bersama sebagai bentuk penghormatan.
Berdasarkan data yang dihimpun AP dan USA Today, insiden itu menjadi penembakan paling mematikan di Amerika Serikat sejak awal 2024.
Editor: Maria Christina