Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Baru! Motif Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara
Advertisement . Scroll to see content

Tampang 2 Pembunuh Nus Kei Tewas saat Ditangkap, 1 Orang Atlet MMA

Senin, 20 April 2026 - 14:22:00 WIB
Tampang 2 Pembunuh Nus Kei Tewas saat Ditangkap, 1 Orang Atlet MMA
Penikaman brutal menewaskan Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun, dua pelaku ditangkap salah satunya atlet MMA. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

MALUKU TENGGARA, iNews.id - Polisi menangkap pembunuh Ketua Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026). Dua terduga pelaku ditangkap berinisial HR (28) dan FU (36) beberapa jam usai kejadian.

Fakta mengejutkan terungkap, salah satu pelaku yakni HR diketahui memiliki latar belakang sebagai atlet tarung bebas atau mixed martial arts (MMA). Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi.

"Iya betul kalau dilihat sepertinya (pelaku HR) atlet (tarung bebas/MMA)," katanya, Minggu (19/4/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi saat Nus Kei baru tiba dari Jakarta dan berjalan menuju pintu keluar bandara. Situasi mendadak berubah mencekam ketika dua pelaku mendekati korban dan langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam.

Penikaman disebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar. Korban tidak sempat menghindar saat serangan tiba-tiba dilancarkan oleh pelaku. Dalam video yang beredar, suasana di lokasi tampak kacau dan penuh kepanikan. Sejumlah orang terlihat berhamburan menyelamatkan diri saat insiden penikaman berlangsung.

Korban yang mengalami luka serius langsung dibawa oleh keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Upaya medis sempat dilakukan secara intensif, namun kondisi korban terlalu parah. Nyawa Nus Kei akhirnya tidak tertolong meski telah mendapatkan penanganan. 

Polisi memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut