Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pabrik Petasan Meledak, 25 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Pria Mengamuk jelang Sidang Cerai, Tembak Mati 8 Orang termasuk 7 Anak Kandung

Selasa, 21 April 2026 - 21:08:00 WIB
Pria Mengamuk jelang Sidang Cerai, Tembak Mati 8 Orang termasuk 7 Anak Kandung
Lokasi penembakan yang menewaskan delapan anak di Shreveport, Louisiana, Amerika Serikat. Ketujuh korban ditembak mati ayah kandungnya. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SHREVEPORT, iNews.id - Tragedi berdarah terjadi di Shreveport, Louisiana, Amerika Serikat. Seorang pria mengamuk menembak mati delapan anak menjelang sidang perceraian, termasuk tujuh anak kandungnya. 

Penembakan brutal tersebut terjadi, Minggu, 19 April 2026. Pelaku, Shamar Elkins (31), juga menembak dua perempuan, termasuk istrinya.

Wali Kota Shreveport Tom Arceneaux mengatakan, penembakan tersebut sebagai tragedi terburuk yang pernah terjadi di kotanya. Dia meminta masyarakat bersabar dan mendoakan para korban.

"Ini situasi yang sangat tragis, mungkin yang terburuk yang pernah kami alami," katanya dalam konferensi pers di lokasi kejadian, dilansir dari AP, Selasa (21/4/2026).

Polisi menjelaskan, peristiwa mengerikan itu terjadi Minggu pagi. Pelaku lebih dulu menembak seorang perempuan di satu rumah, lalu berpindah ke lokasi lain di kawasan perumahan yang sama.

Polisi menemukan kondisi para korban mengenaskan. Di rumah kedua, tujuh anak ditemukan tewas dalam bangunan. Sementara satu anak lainnya tak bernyawa di atap rumah, diduga ditembak saat mencoba melarikan diri. Seorang anak lain dilaporkan selamat setelah melompat dari atap dan kini dirawat di rumah sakit.

Anak-anak yang menjadi korban berusia antara 3 hingga 11 tahun, terdiri dari lima perempuan dan tiga laki-laki. Kerabat korban menggambarkan mereka anak-anak yang ceria dan ramah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut