Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Pria Ini Bangun Pagar Setinggi 5,6 Meter, Halangi Sinar Matahari ke Tetangga Sekitar

Selasa, 16 November 2021 - 18:37:00 WIB
Pria Ini Bangun Pagar Setinggi 5,6 Meter, Halangi Sinar Matahari ke Tetangga Sekitar
Pagar tinggi yang dibangun salah seorang warga di Australia diprotes tetangga lantaran menghalangi sinar matahari masuk ke rumah mereka. (Foto: Nine via Daily Mail)
Advertisement . Scroll to see content

CANBERRA, iNews.id – Seorang pria di Australia membangun pagar setinggi 5,6 meter. Hal itu membuat para tetangganya geram, lantaran mereka tidak mendapatkan sinar matahari akibat terhalang oleh pagar tinggi tersebut.

Seorang warga di Chester Hill, Australia, membuat laporan lantaran tetangganya bernama Ali membangun pagar setinggi 5,6 meter yang menghalangi sinar matahari masuk ke halaman belakang rumahnya. Tetangga yang marah itu mengatakan, pagar tersebut tiba-tiba muncul pada Juli lalu tanpa pemberitahuan atau diskusi terlebih dulu antara dirinya dan Ali. 

Para tentangga mengajukan keluhan mereka kepada pemilik rumah itu dan Dewan Daerah Cumberland tentang ketinggian pagar, namun belum ditanggapi. Menurut mereka, pagar setinggi 5,6 meter tiu menyalahi aturan pagar rumah dengan standar 1,8 meter, yang berarti Ali sudah membuat pagar dengan ukuran tiga kali lipat dari pagar normal.

“Pagar itu menghalangi sinar matahari, jadi kami tidak dapat sinar dari pagi hingga sore,” ucap salah seorang pemilik rumah di kawasan itu, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (16/11/2021).

“Aku jadi sangat stres, karena sebelumnya aku suka melihat pemandangan bunga-bunga dan pohon-pohon sebelum itu semua hilang karena pagar ini,” ujar tetangganya yang lain.

Menurut laporan media, Ali memutuskan untuk membangun pagar itu karena merasa bosan akibat perintah untuk tetap di rumah saja selama pandemi Covid-19 di Australia. Hal itu membuatnya tidak bisa ke mana-mana selain berkegiatan di rumah.

“Kalian tahu rasanya saat tidak bisa ke mana-mana dan terpaksa melakukan semua kegiatanmu di rumah dan para tetangga sering melihat kegiatanmu di rumah, dan kalian tahu apa? Aku akhirnya membuat dinding pagar ini,” ucap Ali.

Pria itu mengatakan, rencana awalnya adalah untuk membangun sesuatu yang menyenangkan bagi tetangganya agar mereka bisa melihat dari sisi sebaliknya. Akan tetapi, dia berubah pikiran karena sikap mereka.

Tetangganya juga mengatakan, Ali menebang tiga pohon pinus besar yang sudah ada di sekitar rumah mereka sejak lama dengan alasan pohon itu sudah mati. Namun, tetangganya menunjukkan foto di mana ketiga pohon pinus itu masih berdaun lebat sebelum ditebang.

Saat ini, Dewan Daerah Cumberland sedang tahap negosiasi dengan Ali mengenai tembok atau pagar besar yang dia bangun dan dinilai merugikan orang sekitarnya itu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut