Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Taiwan Lai Ching Te: Agresi China Akan Gagal!

Selasa, 02 September 2025 - 15:05:00 WIB
Presiden Taiwan Lai Ching Te: Agresi China Akan Gagal!
Presiden Taiwan Lai Ching Te menegaskan agresi China untuk merebut kembali wilayahnya tak akan berhasil (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TAIPEI, iNews.id - Presiden Taiwan Lai Ching Te menegaskan agresi China untuk merebut wilayahnya tak akan berhasil. Pernyataan itu disampaikan Lai, Selasa (2/9/2025), sehari menjelang parade militer besar-besaran China peringatan ke-80 Victory Day atau perayaan kemenangan atas Jepang dalam Perang Dunia II.

Dalam pidatonya kepada pejabat Kementerian Pertahanan Taiwan, Lai percaya diri militernya bisa mengalahkan China berdasarkan pengalaman Perang Dunia II serta beberapa kemenangan penting yang diklaim Taiwan atas pasukan China pada 1958.

Lai mencatat, 2 September menandai peringatan 67 tahun pertempuran laut 1958 yang dirayakan Taiwan sebagai hari kemenangan. Militer Taiwan menggagalkan serangan China pada 23 Agustus di Kepulauan Kinmen atau dikenal sebagai Krisis Selat Taiwan Kedua.

"Kemenangan Taiwan menunjukkan bahwa perdamaian sejati bermula dari tekad untuk bersatu melawan agresi," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters.

Dia menegaskan situasi keamanan saat ini lebih parah daripada sebelumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas militer China semakin gencar. Pesawat-pesawat dan kapal perang China semaki sering beroperasi di sekitar Selat Taiwan.

“Dari kemenangan dalam Perang Dunia II hingga pencapaian gemilang pertempuran laut 2 September, dan serangan artileri 23 Agustus, pelajaran paling berharga tetap ada. Persatuan memastikan kemenangan, sementara agresi pasti gagal,” ujarnya.

Taiwan yang diperintah secara demokratis berulang kali mengeluhkan meningkatnya aktivitas militer China, termasuk latihan perang di sekitar wilayah tersebut.

Presiden China Xi Jinping, didampingi Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, akan memimpin parade militer besar-besaran di Beijing pada 3 September untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut