Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Macron Sebut Penikaman di Gereja Nice Serangan Teroris Islam

Jumat, 30 Oktober 2020 - 07:17:00 WIB
Presiden Macron Sebut Penikaman di Gereja Nice Serangan Teroris Islam
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyebut penikaman di gereja Nice, Kamis (29/10/2020), sebagai serangan teroris Islam. (foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Penikaman di Nice menambah panjang aksi kekerasan di negara yang menganut paham sekuler itu. Dua pekan sebelumnya, seorang guru tewas dengan kondisi leher tergorok usai membahas kartun Nabi Muhammad di kelas kebebasan berekspresi.

Prancis berlakukan darurat level tinggi, kerahkan 7.000 tentara

Pemerintah Prancis memberlakukan status darurat tingkat tinggi setelah insiden penikaman di sebuah gereja di kota Nice. Sebanyak 7.000 tentara dikerahkan untuk bersiaga di jalan, tempat ibadan dan sekolah.

Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, mengumumkan sistem peringatan keamanan nasional Vigipirate negara itu akan diberlakukan pada level darurat serangan--tingkat tertinggi dari protokol keamanan.

AFP melaporkan, Jumat (30/10/2020), Vigipirate adalah akronim Prancis yang menyatakan situasi kewaspadaan dan perlindungan instalasi terhadap risiko serangan bom teroris.

Pemberlakukan status darurat tingkat tinggi diikuti penambahan tentara yang disiagakan di jalanan, tempat ibadah, dan sekolah dari 3.000 menjadi 7.000 personel.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut