Presiden Macron Sebut Islam Sedang Krisis di Seluruh Dunia, Prancis Akan Perkuat Sekularisme
Langkah tersebut, lanjut Macron, ditujukan untuk mengatasi tumbuhnya radikalisasi Islam di Prancis serta meningkatkan kemampuan negara untuk menciptakan hidup bersama.
"Sekularisme merupakan semen dari persatuan Prancis," tuturnya, seraya menegaskan penolakan stigmatisasi terhadap semua muslim.
Konstitusi di Prancis memberikan keleluasaan kepada setiap warga untuk menganut agama apa pun, namun menunjukkan tampilan afiliasi keagamaan dalam kondisi apa pun tidak diizinkan, baik di sekolah maupun tempat umum.
Dia juga akan berusaha membebaskan Islam di Prancis dari pengaruh asing serta meningkatkan pengawasan terhadap pendanaan masjid.
Pernyataan ini disampaikan Macron sepekan setelah seorang pria menikam dua orang di luar bekas kantor tabloid Charlie Hebdo di Paris terkait penerbitan ulang kartun Nabi Muhammad SAW. Penerbitan ulang kartun Nabi Muhammad dilakukan seiring dimulainya sidang kasus penyerangan kantor redaksi Charlie Hebdo pada 7 Januari 2015 yang menewaskan 12 orang.
Editor: Anton Suhartono