Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS dan Iran Saling Serang di Tengah Negosiasi Damai 
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Iran Ebrahim Raisi Sebut Arab Saudi dan Amerika dalam Kebijakan Luar Negeri

Senin, 21 Juni 2021 - 20:07:00 WIB
Presiden Iran Ebrahim Raisi Sebut Arab Saudi dan Amerika dalam Kebijakan Luar Negeri
Ebrahim Raisi ingin merangkul negara tetangga di Teluk dalam prioritas kebijakan luar negeri (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah AS keluar, Iran melanggar kesepakatan dengan meningkatkan pengayaan uranium hingga 60 persen lebih.

Pada kesempatan itu, Raisi juga menegaskan program rudal balistik Iran tidak bisa dinegosiasikan, meskipun ada tuntutan dari negara-negara Barat dan Teluk agar program itu dimasukkan dalam pembicaraan nuklir.

"Masalah di kawasan dan rudal tidak bisa ditawar. Mereka (Amerika Serikat) tidak mematuhi kesepakatan sebelumnya, bagaimana mereka ingin masuk ke diskusi baru?" tuturnya.

Raisi termasuk salah satu pejabat Iran yang dijatuhi sanksi AS atas tuduhan pelanggaran di masa lalu. AS dan kelompok HAM menuduhnya terlibat dalam eksekusi di luar proses hukum terhadap ribuan tahanan politik di Republik Islam pada 1988.

Soal tuduhan itu, Raisi menegaskan sebagai ahli hukum dia justru selalu membela HAM. Sanksi AS terhadapnya, kata dia, dijatuhkan karena tugasnya sebagai hakim.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut