Presiden China Xi Jinping Sebut Virus Korona Iblis
BEIJING, iNews.id - Presiden China Xi Jinping, Selasa (28/1/2020), menegaskan negaranya melawan wabah virus korona baru atau 2019 novel coronavirus dengan serius. Dia menyebut virus tersebut sebagai iblis.
Xi juga menjanjikan pemerintah akan transparan serta bertanggung jawab dalam mengendalikan virus yang sudah membunuh 106 warganya itu.
"Epidemi ini iblis, dan kami tidak bisa membiarkan iblis ini bersembunyi," kata Xi, saat bertemu Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom di Beijing, seperti dikutip dari AFP.
Dia menepis anggapan pemerintahannya tertutup dalam mengungkap wabah yang juga sudah menyebar ke setidaknya 15 negara itu.
Belum Tutup Semua Akses ke China, Pemerintah Tunggu Rekomendasi WHO terkait Wabah Virus Korona
"Pemerintah China selalu menerapkan sikap keterbukaan, transparan, dan bertanggung jawab terhadap penyampaian informasi wabah ini ke dalam negeri dan asing secara tepat waktu," ujarnya.
Dari 106 korban meninggal, sebanyak 100 berasal dari Wuhan, kota asal merebaknya virus korona serta enam lain berasal dari kota lain termasuk Beijing.
Peringatkan Penyebaran Virus Korona Kian Cepat, Xi Jinping: China Hadapi Situasi Serius
Selain itu, lebih dari 4.500 orang dinyatakan positif terjangkit. Lagi-lagi, sebagian besar berasal dari Wuhan dan kota lain di Provinsi Hubei.
Pemerintah China mempercepat pembangunan rumah sakit untuk menampung para penderita. Kini dua rumah sakit dibangun hanya dalam waktu 6-10 hari guna menampung hingga 2.300 penderita.
Sementara itu berbagai negara sudah dan akan menjemput warga mereka yang tertahan di Wuhan. Amerika Serikat sudah mengirim pesawat pada Minggu (26/1/2020). Negara lain, yakni Jepang, Prancis, dan Korea Selatan juga melakukan langkah serupa pekan ini. Jerman juga sudah menyiapkan rencana evakuasi.
Editor: Anton Suhartono